Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas di Auditorium BAU. (Foto: Mirza/Humas)

PEMIRA, IMM UMM: Kampus Laboratorium Terapkan Tri Kompetensi Dasar

Komisi Pemilu Raya Universitas Muhammadiyah Malang (KPR-UMM) mengumumkan pasangan Abdul Aziz Pranata dan Diki Wahyudi dari Partai Aspirasi Sejati (Pasti) sebagai pemenang Pemilihan Raya (Pemira) UMM, Sabtu sore (2/6).

Dengan meraih 5.976 dari 11.503 suara pemilih tetap, hasil rekapitulasi suara yang diumumkan di GKB IV Kampus III UMM tersebut menghantarkan keduanya sebagai Presiden dan Wakil Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMM.

Koordinator Komisariat (Korkom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) UMM Sandy Riyanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan tersebut.

“Ini pencapaian yang sangat baik. Kader-kader terbaik IMM harus kita dorong untuk terus menjadi pelopor dalam proses perubahan progresif Mahasiswa. Khususnya di UMM,” ungkap Sandy.

Sandy menyampaikan, banyak pihak yang harus diapresiasi dalam pesta demokrasi kampus kali ini, baik panitia penyelenggara Pemira dan seluruh mahasiswa UMM yang telah menggunakan hak suaranya.

“Saya mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan hak  suaranya. Terutama kader-kader IMM yang telah berhasil menunjukkan dirinya sebagai kader Ikatan yang mengedepankan kemaslahatan bersama,”ucap mahasiswa asal Palembang tersebut.

Ia juga menegaskan, Pemira merupakan momen dalam menunjukkan sinergisitas komisariat-komisariat IMM di UMM dalam mendelegasikan kader terbaiknya di lembaga intra kampus. Baginya, UMM sebagai kampus besar merupakan laboratorium ideal untuk menerapkan Tri Kompetensi Dasar IMM, yakni Religiusitas, Intelektualitas dan Humanitas.

“Saya berharap, kader-kader IMM yang telah terpilih dapat mengemban amanah dengan baik dan dapat merealisasikan visi-misi sesuai dengan nilai perjuangan Ikatan dan Muhammadiyah,”tuturnya. (Git)

 

Reporter : Fitrah Kharisma M.
Foto         : Mirza/Humas UMM