FDK Renaissance

Tingkatkan Peran Immawati dalam Organisasi, IMM Gelar Forum Diskusi Keperempuanan

Mendorong kader perempuannya atau biasa dikenal Immawati untuk terlibat aktif di masyarakat, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pimpinan Komisariat (PK) Renaissance Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM laksanakan Forum Diskusi Keperempuanan (FKD), Jumat-Ahad (22-24/2).

Agenda bertemakan “Memaksimalkan Peran Immawan dan Immawati dalam Organisasi Melalui Wacana Gender dan Keperempuanan” tersebut, dihadiri Uzlifah Majelis Kader Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Malang sebagai Stadium Generale.

Dalam pembukaannya, Uzlifah mengungkapkan, bahwa Immawati harus menjadi eksekutor gagasan. Baginya, perempuan saat ini sudah banyak yang baik dalam berwacana, namun kurang dalam mengeksekusi.

Uzlifah juga berharap, agar FDK dapat menjadi sarana belajar Immawan dan Immawati sebagai mitra yang serasi dalam berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, sosial dan politik. “Kedepan perempuan  harus progresif dan memaksimalkan peluang dalam ranah publik,” ujarnya.

Selain itu, Rio Andhika, Ketua Umum PK IMM Renaissance FISIP UMM berharap agar FDK dapat menjadi sarana saling memahami peran antara Immawan dan Immawati. “FDK bukan hanya diperuntukan Immawati, tapi juga Immawan. Mereka harus paham terkait wacana ini (red. Gender),” jelas Rio.

“Dengan itu, Immawan dan Immawati  dapat memahami yang menjadi hak dan kewajibannya dalam organisasi tanpa ada yang membedakannya,” Jelasnya. (git)