images (6).jpeg

Ma, di Perguruan Tinggi Nanti, Aku Ingin Tinggal di Asrama

Rusunawa,
Rumah susun sederhana, dihuni para mahasiswa

Tak pernah kubayangkan, satu atap dengan orang yang berbeda
Tak pernah terpikir, tak terduga datang secara tiba-tiba

Kini bukan lagi alamat yang terlontar,
Melainkan dari mana asal muasal ?
Jombang, blitar, jember , Nganjuk bahkan mancanegarapun juga ada

Kata aku, kamu, kini jadi kita
Hangat, bersemangat meski bukan terikat dari yang paling dekat
Tapi, kasih dan sayang setiap penghuninya

Membuatku memaknai arti “rumah” yang sesungguhnya,
Jauh bukan lagi sambatan, melainkan jauh adalah sebuah pemaknaan

Kubulatkan tekad, kuikhtiarkan niat, rusunawa jadi penjaga hormat
Ku jaga suciku, ku jaga hormatku, dalam atap sederhana yang penuh harap

Harap-harap ibu, bahwa putrinya akan baik-baik saja, misalnya.
Perihal syair lagu, cuci sendiri, masak sendiri, kini aku benar merasakannya.
Sungguh, aku tumbuh dan berkembang disini.

Menjadi pribadi yang harus siap atas segala kondisi.
Bahkan saat keranpun mati.
Atap yang tepat, untuk calon orang-orang bermartabat.

Duhai Ilahi Robbi, sungguh syukur atas segala nikmat.
Maha Besar Allah dengan segala rencananya,

Ma, nyatanya Rusunawa adalah pilihan yang tepat.

.

.

Malang, 7 April 2019

Oleh : Firdaus Faraj Ba-Gharib – Kader IMM Komisariat Fastcho FEB-UMM