imm

Berambisi Tingkatkan Praktek Advokasi, SAKP IMM Malang Raya Gandeng 5 NGO

Batu – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Malang Raya gandeng 5 Non Government Organization (NGO) pada kegiatan Sekolah Advokasi Kebijakan Publik (SAKP). Sebuah kolaborasi yang dilakukan untuk berikan teori dan wawasan praktek advokasi kebijakan publik secara riil pada kader IMM.

Berlangsung di kota Batu pada tanggal 14-17 November 2019, agenda ini mendapat simpati yang luas dari kader IMM se-Indonesia. Tingginya animo untuk mengikuti kegiatan ini terlihat dari delegasi kader yang tidak hanya berasal dari cabang Malang. Dari total 40 peserta, 17 diantaranya merupakan kader IMM yang berasal dari kota Banjarmasin, Ponorogo, Gresik dan kota lainnya.

Mengusung tema “Membingkai Nalar Profetik dalam Upaya membangun Budaya Politik Alternatif” diharapkan kedepannya peserta mampu melakukan advokasi kebijakan publik yang terbagi dalam 5 sektor di daerah masing-masing. Kelima sektor tersebut antara lain kekerasan terhadap perempuan, perburuhan, agraria dan lingkungan, pendidikan serta kesehatan.

PC IMM Malang mendatangkan pemateri dari 5 NGO seperti Women Crisis Center (WCC), Aktivis Buruh, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) dan Malang Corruption Watch (MCW) yang telah berpengalaman dalam melakukan advokasi di berbagai sektor kebijakan publik. WCC membahas tentang kekerasan terhadap perempuan, aktivis buruh tentang perburuhan, WALHI tentang agraria & lingkungan, SMI tentang pendidikan dan MCW tentang kesehatan.

Irsyad Majid, Ketua Umum PC IMM Malang Raya menuturkan “SAKP diadakan dalam rangka membentuk kerangka kerja advokasi litigasi dan non-litigasi kader IMM terkait kebijakan publik. Oleh karena itu, semua materi diberikan untuk menunjang pemahaman peserta terkait penanaman ideologi dan keberpihakan Muhammadiyah sebagai dasarnya, lalu kemudian internalisasi wacana ekonomi politik dan situasi umum masyarakat Indonesia agar peserta paham kondisi riil di lapangan serta diakhiri dengan penyusunan strategi Gerakan advokasi IMM”. (Ghin)

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *